Kunci Sukses Cara Beternak Kambing

Cara Beternak Kambing – Hello people kembali lagi bersama kami di website sukakewan.com. Website yang membahas segala hal tentang hewan. Nah, kali ini kita akan membahas tentang bagaimana cara beternak kambing atau budidaya kambing yang baik dan benar.

Kambing merupakan salah satu hewan ternak besar utama selain sapi. Saat ini usaha peternakan kambing masih banyak yang hanya dianggap sampingan dan masih dilakukan secara tradisional. Sangat di sayang kan sebetulnya, mengingat peluang usaha ternak kambing yang menguntungkan dan sangat terbuka lebar.

Di dalam usaha beternak kambing sendiri terdapat dua tujuan utama, yaitu mengambil dagingnya dan mengambil susunya. Tinggal anda ingin memilih diantara dua tujuan tersebut. Namun, jika memungkinkan anda bisa memilih keduanya yang tentunya sama – sama menguntungkan.

Untuk saat ini beternak kambing dengan tujuan mengambil daging adalah yang paling sering diterapkan. Mengapa begitu? Karena permintaan daging setiap tahunnya selalu meningkat.

Permintaan daging kambing di pasaran belum terpenuhi kebutuhannya, sehingga kita masih harus melakukan impor daging kambing. Maka beternak kambing potong bisa jadi pilihan yang baik, mengingat tingginya kebutuhan dan permintaan pasar. Selain daging dan susu, kotoran ambing juga bisa dijual untuk menambah pendapatan anda.

Cara Beternak Kambing

Perhatikan Manajemen Perkandangan Kambing

1. Persyaratan Kandang

Kandang yang baik memiliki beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, diantaranya yaitu :

  • Transportassi mudah diakses
  • Tempat kering dan tidak tergenang saat hujan
  • Dekat dengan sumber air bersih
  • Cukup sinar matahari, kandang tunggal berhadapan bentu huruf T, kandang ganda membujur bentuk huruf U
  • Tidak mengganggu lingkungan hidup
  • Memenuhi syarat higiene dan sanitasi
  • Harus dirancang pengolahan limbah

2. Ukuran Kandang

Untuk ukuran kandang kambing yang proporsional kami akan langsung saja memaparkannya di bawah ini :

  • Betina dewasa = 1 m2
  • Induk menyusui = 1 m2 + 0.5 m2
  • Jantan dewasa = 1,2 m2
  • Anak/muda = 0.75 m2

Note : Bila kandang terbatas, yang harus dipisahkan adalah jantan dewasa, jantan muda, dan induk bunting.

3. Model Kandang

Model kandang kambing ada dua jenis, yaitu model lemprakan dan model panggung. Anda bebas memilih sesuai kebutuhan kandang yang anda butuhkan. Berikut akan kami berikan kelebihan dan kekurangan kandang panggung serta kandang lemprakan :

Contoh Desain Kandang Kambing Panggung
Contoh Desain Kandang Kambing Panggung
  • Kelebihan kandang panggung : kebersihan lebih terjamin, lantai tidak becek, perkembangan bibit penyakit, parasit jamur yang hidup dilantai dapat ditekan
  • Kekurangan kandang panggung : Biaya pembuatan relatif mahal, resiko jatuh/terperosok besar, kandang memikul beban berat
Contoh Desain Kandang Kambing Lemprakan
Contoh Desain Kandang Kambing Lemprakan
  • Kelebihan kandang lemprakan : Biaya pembuatan relatif murah, tidak ada resiko jatuh atau terperosok, kandang tidak dipengaruhi beban ternak
  • Kekurangan kandang lemprakan : Harus lebih sering dibersihkan, lantai becek dan lembab, perkembangan penyakit lebih cepat

Note : Bukan berarti kandang lemprakan lebih buruk. Namun, anda harus menyesuaikan budget yang anda miliki. Terutama jika anda rajin membersihkan kandang justru anda akan sangat menghemat biaya pembuatan kandang.

Pemilihan Bibit Kambing Yang Bagus

Pemilihan bibit untuk ternak kambing sebaiknya menyesuaikan dengan niat awal beterna kambing. Apakah tujuanya hanya untuk mengambil daging atau juga mengambil susunya? Baru kemudian tentukan jenis-jenis kambing yang cocok untuk tujuan tersebut. Namun secara umum ada beberapa patokan dalam memilih indukan betina dan pejantan.

Gambar Kambing Boer Betina
Gambar Kambing Boer Betina

Ciri-ciri indukan betina yang baik :

  • Tubuhnya besar tetapi tidak gemuk, badannya padat dan kompak, garis punggung dan pinggang lurus
  • Jinak dan sorot matanya ramah
  • Kaki lurus dan tumit tinggi
  • Gigi lengkap
  • Dari keturunan baik-baik, maksudnya diketahui asal-usulnya seperti produktivitas, riwayat penyakit dan sebagainya
  • Putingnya 2, ambing simetris tidak menggantung
Gambar Kambing Etawa Jantan
Gambar Kambing Etawa Jantan

Ciri-ciri pejantan yang baik :

  • Tubuh besar dan panjang, tampak gagah, dada lebar, tidak terlalu gemuk
  • Memiliki libido atau nafsu untuk kawin tinggi
  • Kaki tampak kokoh dan lurus
  • Dari keturunan kembar lebih baik
  • Berumur antara 1,5 hingga 3 tahun
Gambar Kambing Makan
Gambar Kambing Makan

Pemberian Pakan dan Minum

Pakan adalah salah satu elemen penting dalam beternak atau budidaya kambing. Baik kambing potong ataupun kambing pereh membutuhkan nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Berikut ini adalah contoh pakan yang biasa diberikan ke ternak kambing :

  • Dedaunan : daun nangka. daun gamal, daun lamtoro, dan lain sebagainya
  • Rumput – rumputan : rumput gajah, rumput raja, rumput setaria lampung, dan lain sebagainya
  • Limbah pertanian : kulit singkong, ampas tahu, ampas singkong, dan lain sebagainya
  • Konsentrat

Pemberian pakan bisa dilakukan 3x sehari pada pagi hari, siang, dan sore hari. Sedangkan jika anda tidak ada waktu untuk itu, pakan bisa diberikan 2x sehari dengan porsi yang sama tentunya.

Mengenai minumnya menggunakan air bersih dan apabila perlu ditambah vitamin dan garam sebagai mineral.

Pemeliharaan kesehatan Kambing

Kebutuhan pakan dan minum sudah tercukupi, selanjutnya adalah pemeliharaan dan perawatan kambingnya. Tindakan pertama yang harus anda lakukan adalah pencegahan penyakit terhadap si kambing dengan cara dimandikn dan menjaga kebersihan kandang juga lingkungan sekitar kandang.

Menurut pengalaman yang telah dilakukan, membersihkan kandang dan memandikan kambing yang rutin dapat mengurangi bau juga dapat menekan pertumbuhan penyakit.

Untuk kambing yang di duga membawa penyakit harus dipisahkan dengan kambing yang lain agar tidak menularkan penyakit. Setelah itu di mandikan terlebih dahulu dan di gosok dengan larutan sabun karbol, Neguvon, Bacticol Pour, Triatex atau Granade 5% dengan konsentrat 4,5 gram untuk 3 liter air untuk membuang bibit penyakit yang ada di bulu.

Gambar Kambing Dimandikan
Gambar Kambing Dimandikan

Setelah selesai dimandikan, masukkan ke kandang karantina dan panggil dokter hewan atau mantri hewan terdekat di daerah anda.

Untuk membasmi kutu pada kambing, dapat di mandikan dengan larutan Asuntol dengan konsentrasi 3 – 6 gram untuk di larutkan pada 3 liter air.

Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang kambing diantaranya penyakit Parasit (cacingan, kudis, kutu), penyakit Bakterial (antraks, busuk kuku, cacar mulut), penyakit Virus (orf), penyakit lain seperti keracunan sianida, kembung perut dan keguguran. Jika tidak segera diatasi bahkan bisa menyebabkan kematian.

Maka dari itu diperlukan pengamatan atau pemantauan secara rutin pada ternak, jadi saat terdapat gejala penyakit tersebut terlihat pada kambing peliharaan kita, kita bisa segera tahu dan memastikan jenis penyakitnya serta cara pengobatannya sehingga mencegah penyakit tersebut menular ke kambing yang lainnya.

Gambar Proses Mengawinkan Kambing
Gambar Proses Mengawinkan Kambing

Manajemen Perkawinan Kambing

Indukan kambing yang baik bisa beranak minimal 3 kali dalam setahun. Kambing betina akan mengalami siap kawin pada usia 6-10 bulan. Namun sebaiknya mulai dikawinkan pada usia 10-12 bulan atau bila bobotnya telah mencapai 55-60 kg mana yang lebih dahulu tercapai.

Kambing yang sedang mengalami birahi akan menampakkan tanda-tanda gelisah, nafsu makan dan minum menurun, sering mengibaskan ekor, sering kencing, kemaluan bengkak, dan diam saat dinaiki pejantan. Siklus birahi kambing biasanya berselang 17-21 hari, dengan lama birahi 24-45 jam.

Masa kehamilan kambing sekitar 144-156 hari. Masa melahirkan penyapihan dan istirahat berkisar 2 bulan.

Begitulah sekiranya yang dapat kami share untuk anda semua tentang cara beternak kambing yang baik dan benar. Semoga bermanfaat bagi anda semua people. Terimakasih sudah mengunjungi website kami sukakewan.com.

Tags: